Tlogo, Tuntang, Kab. Semarang - Bimbingan teknis (bimtek) adalah sebuah kegiatan pelatihan atau pendampingan yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman teknis kepada peserta pada bimbingan tertentu. Pelatihan teknis di Desa Tlogo lebih mengedepankan pada pelatihan perkembangan pertanian karena lingkungannya di Desa dan masih banyaknya potensi wilayah yang perlu di kembangkan terlebih pada pertanian.
Tahun lalu pada tahun 2024 kegiatan pelatihan bimbingan teknis (bimtek) yang di adakan bertema pertanian, karena pada saat itu yang lebih banyak mengelola lahan generasi yang sudah berumur 50-60 tahun, sedangkan generasi milenial pada saat itu lebih memilih untuk bekerja di perusahaan dan pabrik. Oleh karena itu pada tahun lebih di condongkan untuk dilaksanakan bimbingan teknis (bimtek) pertanian.
Selama ini dalam mengadakan kegiatan pelatihan/penyuluhan di selenggarakan di balai desa, untuk prakteknya pada lahan masing-masing. Jadi hal pertama yang dilakukan adalah sosialisasi terlebih dahulu di balai desa dan di lanjutkan praktek pada lahan masing-masing.
Untuk waktu pelaksaan pelatihan bimbingan teknis (bimtek) agak lebih efisien harus dilakukan secara rutin. Terlebih melihat kondisi iklim di Indonesia yang memiliki 2 musim, setidaknya akan di adakan pelatiahan setiap musim, menyesuaikan saat musim kemarau baiknya menanam apa dan pada musim hujan juga baiknya menanam apa. Karena banyaknya variasi keanekaragaman hasil alam di tiap musim.
Pentingnya pelatihan bimbingan teknis terkhusus bagi generasi milenial bertujuan sebagai literalisasi bagi petani Desa Tlogo pada khususnya pemuda untuk memanfaatkan proses Bertani yang menyambur program pemerintah terhadap ketahanan pangan di tahun 2025. Serta memberi dukungan dan pemberdayan untuk program pemerintah terhadap ketahanan pangan.
Pelatihan bisa di rancang efektif bila narasumber itu pemuda yang ada di desa itu sindiri yang mempunyai banyak prestrasi, pengalaman, dan legalitas pemuda sukses dalam Bertani. Jika narasumbernya dari pemuda yang masih usia produktif otomatis bisa membuat peserta yang masih usia produktif untuk ikut termotivasi.
Kontributor: Kholifatun Enjela Ningrum