Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 37 yang melaksanakan pengabdian di Dusun Kendal, Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang memanfaatkan momentum pertandingan Timnas Indonesia untuk menyelenggarakan kegiatan nobar bersama warga. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga mengandung nilai edukatif dan sosial yang kuat, seperti menumbuhkan nasionalisme, mempererat hubungan sosial antarwarga, serta membangkitkan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
Adapun tujuan utama dari kegiatan nobar ini antara lain:
- Menumbuhkan Rasa Nasionalisme dan Cinta Tanah Air
- Meningkatkan Kebersamaan dan Kekompakan Warga
- Memberikan Hiburan Positif bagi Masyarakat
- Meningkatkan Partisipasi Pemuda dalam Kegiatan Sosial
- Mendukung Perkembangan Sepak Bola Nasional
Kegiatan nobar dilaksanakan di balai dusun yang disulap menjadi area menonton bersama dengan layar proyektor dan sistem suara sederhana. Mahasiswa KKN bertugas sebagai fasilitator dan panitia pelaksana, mulai dari koordinasi dengan tokoh masyarakat, penyediaan peralatan, hingga dokumentasi kegiatan.
Warga Dusun Kendal, mulai dari anak-anak hingga orang tua, hadir dengan antusias. Mereka tidak hanya menonton, tetapi juga berinteraksi, berdiskusi, bahkan bersorak bersama dalam suasana penuh semangat. Selain menonton pertandingan, mahasiswa juga menyisipkan edukasi singkat tentang nilai sportivitas dan nasionalisme, yang disampaikan secara santai sebelum pertandingan dimulai.
Kegiatan nobar ini memberikan beberapa dampak positif, antara lain:
-
Meningkatkan kedekatan emosional antara mahasiswa KKN dan warga.
-
Mempererat hubungan antargenerasi dalam masyarakat desa.
-
Meningkatkan partisipasi sosial pemuda dalam kegiatan bersama.
-
Menciptakan ruang publik yang sehat dan positif.
-
Meningkatkan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Kegiatan Nonton Bareng Timnas Indonesia bersama warga Dusun Kendal, Desa Tlogo, menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa KKN dapat berkontribusi dalam memperkuat nilai kebangsaan, solidaritas sosial, dan partisipasi masyarakat melalui pendekatan yang sederhana namun berdampak besar. Kolaborasi antara Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 37 dan warga menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme dan kebersamaan bisa dibangun dari hal-hal kecil, yang bermula dari desa.