Tlogo – Suasana religius menyelimuti Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, seiring datangnya bulan suci Ramadan. Dengan slogan "Marhaban Ya Ramadhan", warga di enam dusun yang tersebar di wilayah Desa Tlogo menyambut bulan penuh ampunan ini dengan penuh antusiasme, khususnya melalui pelaksanaan salat tarawih berjamaah.
Syiar Islam di Tiap Dusun
Pemerataan kegiatan ibadah menjadi ciri khas Desa Tlogo. Setiap masjid di enam dusun, yakni Dusun Tlogo, Dusun Karangduren, Dusun Dempel, Dusun Kendal, Dusun Joyo, dan Dusun Dali, terpantau dipadati oleh jamaah sejak malam pertama Ramadan.
Berikut adalah potret kegiatan tarawih di Desa Tlogo:
-
Partisipasi Lintas Generasi: Masjid tidak hanya diisi oleh orang tua, tetapi juga diramaikan oleh anak-anak dan remaja yang antusias mengikuti tadarus setelah salat tarawih usai.
-
Tradisi Gotong Royong: Setiap dusun biasanya memiliki jadwal piket takjil atau kudapan ringan yang disediakan secara swadaya oleh warga untuk para jamaah.
-
Kamtibmas yang Terjaga: Kegiatan ibadah berlangsung khidmat dengan dukungan linmas dan pemuda setempat yang membantu mengatur parkir serta keamanan lingkungan.
Mempererat Tali Silaturahmi
Kepala Desa Tlogo senantiasa menghimbau agar momentum tarawih ini tidak hanya sekadar ritual ibadah, tetapi juga sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antarwarga dusun. Perbedaan jarak antar-dusun tidak menjadi penghalang bagi terciptanya kesatuan semangat dalam beribadah.
"Ramadan di Desa Tlogo adalah simbol kebersamaan. Meski terbagi dalam enam wilayah dusun, namun lantunan ayat suci yang terdengar dari setiap menara masjid menyatukan hati kami semua."
Dengan semangat ibadah yang tinggi di setiap dusun, Desa Tlogo diharapkan menjadi lingkungan yang makin agamis, harmonis, dan penuh berkah di tahun 2026 ini.